The Tielman Brothers, Pentolannya Lahir di Makassar

The Tielman Brothers, Pentolannya Lahir di Makassar

2
584
0
Thursday, 18 February 2016
Music
Test Lagi
Dinas Koperasi

Iwan R. Rachman – Langitku Networks

Andy Tielman, pentolan kelompok musik rock N roll, The Tielman Brothers, kelahiran Makassar, 1936. Bersama empat saudara kandungnya, Ia mengantar nama harum Indonesia ke berbagai negeri, memadu musik rock dengan keroncong. Publik musik Belanda menyebutnya “Indorock”.

Anda yang menghabiskan masa remajanya di era 1960-80-an, sangat boleh jadi mengenal The Tielman Brothers, sebuah kelompok musik beraliran rock and roll. Ya, dibanding The Beatles, misalnya, The Tielman Brothers, memang tidak terlalu populer. Tapi, popularitas tak selalu harus berbanding lurus dengan kualitas kerja seseorang, termasuk karya bermusik, serta kemampuan memainkan sebuah alat musik. Lama sebelum kita menikmati — lewat video atau live — bagaimana gaya Jimi Hendrix, Jimmy Page atau Ritchie Blackmore memainkan gitar elektriknya secara aktraktif dan menawan. Memetik dawai gitar dengan cara menjepit pick  (alat petik gitar) menggunakan gigi, atau meletakkan gitar di belakang kepala dan leher. Bahkan, diselempang di balik badan sambil memainkan lagu di bagian tengah, interlude, The Tielman Brothers judah melakukannya lebih dahulu.

Tapi, siapakah The Tielman Brothers itu?

21535

Beberapa sumber sudah mencatat, termasuk Wikipedia, aksi panggung The Tielman Brothers bermula di Surabaya, Jawa Timur, pada 1945. Kala itu, mereka masih berusia belasan tahun namun mampu memukau penonton dengan aksi-aksi “gila”-nya. Mereka memainkan alat musiknya dengan beragam cara. Dari sambil tertidur, berguling-guling, meloncat-loncat dan berjingkrak-jingkrak. Lagu yang mereka mainkan pun, bukan sembarang lagu. Juduldya, Tiger Rag dan 12th Street Rag, “lagu rumit” yang pernah dimainkan oleh musisi Roy Smeck, 1950-an, secara instrumentalia. Dokumen yang ada di langitkuradio.com, memperlihatkan bagaimana lagu ini terdengar memadukan rag time atau be-bop (sebuah genre dalam jazz), orkestra dengan rock, dalam tempo yang lumayan amat cepat, allegro vivace. Dan, The Tielman Brothers melakukannya, nyaris persis sama. Ketika itu, kelompoknya bernama The Timor Rhythm Brothers, kemudian berubah menjadi The Four Tielman Brothers. Kenapa ada kata “Timor” pula?

The Tielman Brothers, 5 Band Terbaik Sepanjang Masa……

Tielman bersaudara, ada lima orang saudara kandung. Ayah mereka bernama Herman Tielman, asli Kupang, Timor atau Nusa Tenggara Timur. Ibunya, berasal dari Semarang, Jawa Tengah, bernama Flora Lorine Hess. Mereka bermukim di Surabaya. Itulah, mengapa, ada kata “timor” tersematkan di sela nama kelompoknya. Pada 1957, keluarga bahagia ini berpindah dan menetap di Breda, sebuah kota kecil di Belanda. Dari sinilah, karir bermusik profesional The Tielman Brothers, bermula. Kata Timor, dan Four pun dilenyapkan. Tinggallah, “The Tielman Brothers” saja. Tapi, apalah arti sebuah nama?

Tak banyak catatan yang memuat tentang lagu apa saja yang pernah dipopulerkan mereka. Walau begitu, setidaknya ada dua album yang memuat jumlah dan judul lagu di dalamnya. Keduanya, ialah Rock And Roll Our First Love, berlabel Rarity Records, rilis 1981, dan Live in Germany, berlabel Sam Sam Music, rilis 1982.

Rock And Roll Our First Love, berisi 14 buah lagu, di antaranya Be-Bop-A-Lula (pernah dipopulerkan oleh Gene Vincet, 1957, John Lennon, 1975, dan Jerry Lee Lewis, 1960); Lucille, (populer lewat Kenny Rogers dan Little Richard 1973); serta Summertime Blues  (Louis Armstrong dan Ella Fitzgerald, 1960-an). Sementara Live in Germany memuat 17 buah lagu, antara lain: Terang BoelanTahiti GuitarsRoyal Hawaiian Girl dan Java Guitars. Keempat lagu ini, karakternya sangat meng-“indonesia”. Itulah, salah satu penyebabnya mengapa musik The Teilman Brothers, oleh publik musik Belanda, disebut sebagai kelompok band “Indorock”, memadukan “musik barat” dan “musik indonesia”, terutama unsur keroncong.

Paul McCartney — The Beatles, mengagumi Andy Tielman bersaudara

tielman66wanderer.large

Salah Satu Dari 5 Band Terbaik Sepanjang Masa

Banyak cerita yang berseliweran di sana-sini soal The Tielman Brothers, dari berbagai sumber yang layak untuk dipercaya. Beberapa di antaranya, tentang Paul McCartney, seorang personil The Beatles. Ia cukup mengagumi Andy Tielman bersaudara. Karenanya, karakter bermusik The Beatles, salah satunya terinspirasi oleh mereka. Saat The Beatles pertama kali manggung di Jerman, mereka sempat melihat penampilan The Tielman Brothers menggunakan Hofner Violin, paruh awal 1960-an. Dari situ, McCartney untuk pertama kalinya melihat bass produksi Jerman itu. Gitar bass inilah, kemudian yang menjadi favorit Paul McCartney. Dipakai ketika masuk dapur rekaman dan juga saat manggung. Disebut violin, karena model badannya mirip dengan biola.

Selain itu, The Tielman Brothers juga diklaim sebagai “5 Band Terbaik Sepanjang Masa”, setelah Queen, The Beatles, Led Zeppelin dan The Rolling Stones. Penilaian ini berdasarkan kehebatan mereka dalam memainkan lagu, musikalitas, penghargaan yang pernah mereka peroleh dan tentu saja aksi panggung mereka. Bahkan, seorang blogger memberinya predikat sebagai “kelompok band rock and roll” pertama di Indonesia dan dunia. Klaim ini, tentu, cukup beralasan mengingat The Tielman Brothers “terbentuk” sejak awal 1940-an, dengan nama The Timor Rhythm Brothers. Dan, tempat “konser”-nya pun, di acara-acara selamatan keluarga di Surabaya, dan di hadapan presiden Soekarno di Istana Presiden. Tapi, mengapa mereka tidak seterkenal The Beatles, The Rolling Stones atau Queen, misalnya? Selain masa berkarirnya relatif lebih pendek dibandingkan kelompok band yang disebut belakangan, yang dapat dijadikan alasan adalah, karena The Tielman lebih banyak merintis karir di negeri Kincir Angin. Amerika Serikat dan Inggeris, seperti kita tahu, adalah dua negara yang menjadi baro meter industri musik, saat itu dan mungkin hingga kini. Kelompok band  Clover Leaf,  vocalis Achmad Albar beserta pengiring tiga personil orang Belanda, juga tak meraih popularitas heboh, di era yang hampir bersamaan juga disebabkan karena hal yang sama, yakni merintis karir musiknya “hanya” di Belanda. Kelompok  lain yang semasa dengannya, tapi relatif lebih populer adalah The Cats, asal Folendam-Belanda, dengan lagu hits I Gotta Know What’s Going On.

Seperti kelompok band lainnya, The Tielman Brothers juga berubah formasi beberapa kali. Formasi pertama (1959): Andy Tielman (lead guitarvocals), Reggy Tielman (2nd lead guitarvocals), Ponthon Tielman (double bassvocals), Loulou Tielman (drumvocals). Formasi kedua (1960-1963), masuk Franky Luyten pada rhythm guitar dan vocal. Lalu, formasi ketiga (1963-1964) ada Alphonse Faverey pada lead guitar juga. Si bungsu perempuan, Jane Tielman kemudian ikut memperkuat barisan vocals, beberapa tahun berikutnya. Yang unik, tiga personil baru itu tidak membuat personil yang sebelumnya tergantikan. Berbeda dengan kelompok musik kebanyakan, gonta-ganti personil dikarenakan berbagai intrik dan persoalan non-musik lainnya.

Andy Tielman, pemimpin kelompok, lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 30 Mei 1936. Kakak-adiknya yang lain lahir di Surabaya, Jawa Timur.

Rasa-rasanya, kita patut berbangga ada seorang putra Indonesia, kelahiran Makassar yang sudah merintis karir bermusik internasionalnya, sejak dahulu. Ia, pula turut mengabadikan lagu “Burung Kakak Tua” di banyak negeri. Sayang sekali, lagu ini ada di album berjudul apa, tak terdeteksi. Ada yang tahu?

Discography (sebagian):

1958, Rock Little Baby Of Mine (Belgium)

1959, Swing It Up (Netherland)

1960, My Maria/You’re Still The One

1961, April In Paris

1962, Java Guitars/Warum Weinst Du Kleine Tamara? (West Germany)

1965, Little Girl/Yes I’m In Love (West Germany)

1965, Maria/Marabunta (USA)

1965, Hello Caterina (Italy)

1967, Can’t Help Falling In Love-Andy Tielman (Solo)

1968, Little Dog

1981, Blue Bayou-Andy Tielman (Solo)

1982, Live in Germany

 

Sumber: dari berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *